Kaligono – (SID) Pemerintah Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing , menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data SDGs Desa bagi kelompok kerja (Pokja) SDGs desa bertempat di Aula Kantor Desa Kaligono , Selasa (05/12/23).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pokja SDGs desa dalam rangka pemutakhiran data SDGs desa (Suistanable Development Goals), baik dari sisi teknis maupun kualitas data. peserta bimtek merupakan kelompok kerja yang dibentuk oleh kepala desa berjumlah 11 orang di ketua oleh sekretaris Desa Agung Mulyanto, SE yang bertugas untuk mendata dan menginput data.
SDGs Desa adalah upaya terpadu Pembangunan Desa untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. SDGs Desa merupakan upaya terpadu yang dihadirkan sebagai alternatif gerakan percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di tingkat Desa.
Kegiatan yang di buka langsung oleh Kepala desa Kaligono, Bp. Suroto dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kualitas data. “SDGs ini sangat penting untuk panduan dalam menentukan perencanaan dan arah kebijakan pembangunan desa secara berkelanjutan, jadi mari benahi data,” jelas Kades Kaligono.
Kepala Desa Bunggalo Mohammad Jufri Bahua dalam sambutannya menjelaskan 2144 jiwa penduduk desa Kaligono ini merupakan sasaran utama pendataan SDGs desa, kita semua tahu bahwa kondisi masyarakat ini bervariasi sehingga perlu adanya pendataan atau pemutakhiran data agar kita memiliki basic data yang terbaru sehingga mempermudah dalam pelayanan kepada masyarakat.
Hadir sebagai narasumber Susilo, A.Md (Pendamping Desa),M. Malik, S.I.Kom (Pendamping Lokal Desa) Lulut Agustoro (pendamping Lokal Desa) Kades Kaligono berharap kepada Peserta setelah adanya Bimtek ini, enumerator mampu menginput hasil survei dengan baik sehingga dapat ditampilkan di dashboard data tentang kebutuhan dasar di desa Kaligono.
SDGs merupakan perbaikan data desa untuk memutakhirkan data Indeks Desa Membangun (IDM). Dengan Adanya pemutakhiran data desa ini nantinya akan menentukan status suatu desa. Status tersebut meliputi desa tertinggal, desa berkembang, atau desa mandiri. Jadi, data harus berdasarkan keadaan yang sebenar-benarnya. Terdapat 4 jenis pendataan dalam bentuk kuisioner yang tersedia dalam aplikasi SDGs.
Jenis pendataan tersebut yaitu: Pendataan kuisioner pada level desa, Pendataan kuisioner level rukun tetangga, Pendataan kuisioner ditingkat keluarga dan individu
Setelah acara Bimtek ini, langkah selanjutnya Enumerator akan melaksanakan jadwal input data pemutakhiran dengan jadwal yang akan di tentukan paparnya.