Purworejo (SID) – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada kembali membawa semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di wilayah Desa Kaligono dan kawasan Sentra Antasena Purworejo.
Program KKN-PPM UGM Tahun 2026 Periode II secara resmi dilaksanakan mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, dengan sekitar 8.178 mahasiswa diterjunkan ke berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal.
Di wilayah Kaligono dan sekitarnya, mahasiswa KKN membawa berbagai program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta potensi yang dimiliki masyarakat setempat. Berdasarkan rancangan program kerja yang telah disusun, fokus kegiatan mahasiswa cukup beragam dan menyentuh berbagai sektor strategis.
Pada sektor pendidikan dan pengembangan generasi muda, mahasiswa menyiapkan program kelas bahasa Inggris dasar, kelas bahasa Jepang tingkat dasar, kegiatan literasi buku cerita bergambar untuk anak-anak, program menggambar dan mewarnai bersama, serta edukasi flora dan fauna lokal bagi siswa sekolah dasar. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus menumbuhkan budaya belajar sejak usia dini.
Dalam bidang literasi digital dan perlindungan masyarakat, mahasiswa juga merancang kegiatan sosialisasi bahaya pinjaman online ilegal, judi online, serta edukasi keamanan data pribadi. Program ini dinilai penting mengingat semakin tingginya risiko kejahatan digital yang mulai menyasar masyarakat pedesaan.
Pada sektor ekonomi dan UMKM, mahasiswa KKN akan melakukan pendampingan foto produk UMKM warga menggunakan smartphone, penyusunan booklet panduan kontrak bisnis sederhana, serta edukasi pengolahan susu kambing Ettawa menjadi produk olahan bernilai tambah sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas usaha masyarakat lokal.
Potensi wisata desa juga menjadi perhatian utama. Sejumlah mahasiswa menyusun program digitalisasi informasi tanaman kawasan wisata berbasis QR Code, penyusunan guidebook wisata dan budaya Desa Kaligono dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, serta inventarisasi potensi lokal yang diharapkan dapat membantu pengembangan sektor wisata desa ke depan.
Selain itu, mahasiswa juga membawa program edukasi mitigasi dan penanganan tanah longsor, yang sangat relevan dengan kondisi geografis wilayah perbukitan di kawasan Kecamatan Kaligesing dan sekitarnya. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terutama anak-anak terhadap potensi bencana alam.
Melalui semangat pengabdian dan kolaborasi lintas disiplin ilmu, program KKN-PPM UGM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik semata, tetapi mampu melahirkan inovasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, sekaligus memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal di Kabupaten Purworejo.